Kamis, 27 Oktober 2011

Jajaran DPD Partai Keadilan Sejahtera

Jajaran DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan hanya akan mendukung Akmal Pasluddin sebagai calon gubernur di Pemilihan Gubernur Sulsel 2013. Pernyataan dukungan DPD PKS se-Sulsel itu disampaikan oleh pimpinan seluruh DPD dalam rapat internal pembahasan pilgub yang melibatkan DPW dan DPD baru-baru ini. “Seluruh DPD se-Sulsel sudah menyatakan dukungannya kepada Pak Akmal Pasluddin untuk maju di pilgub. DPD Makassar akan all out memperjuangkan beliau.

Kami akan menggerakkan seluruh kader dan struktur sampai tingkat kelurahan untuk aktif melakukan sosialisasi,” ujar Sekretaris DPD PKS Makassar Mudzakkir Ali Djamil, kemarin. Ketua DPW PKS Sulsel Andi Akmal Pasluddin yang dikonfirmasi membenarkan dukungan tersebut dan memberikan apresiasi kepada seluruh kader PKS. “Teman-teman mendorong kader untuk maju.

Itu perlu diapresiasi dan menjadi penyemangat buat kami,”ungkapnya. Kendati telah mendapat dukungan kader, pihaknya tetap bekerja hingga menjelang pilgub. “Kami akan melakukan survei untuk melihat respons masyarakat. Kalau memang peluang kader PKS bagus untuk diusung, tentu kami lanjutkan,”ungkapnya.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo berpeluang menang di Bone jika Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bone digelar bersamaan dengan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel. Faktor utama kemenangan Syahrul adalah keberadaan Ketua Golkar Bone yang juga Bupati Bone A Idris Galigo. Kendati tidak lagi maju sebagai calon bupati (cabup), namun pengaruh Idris dinilai masih cukup besar di pilkada-pilgub mendatang. Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel mengisyaratkan akan menggelar Pilkada Bone serentak dengan Pilgub Sulsel pada 2013 nanti.

Direktur Insert Institute, Muhammad Aris, mengatakan, peluang Syahrul Yasin Limpo menang di Bone cukup realistis mengingat daerah ini salah satu lumbung suara Golkar. “Posisi Golkar sangat kuat karena bupati setempat dijabat oleh ketua Golkar yang sudah dua periode menjabat,” jelas Muhammad Aris, kemarin.

Selain itu, Syahrul juga diprediksi akan mendapat dukungan dari dua bakal calon bupati (cabup), yakni A Fahsar Padjalangi dan A Irsan Galigo. Kedua figur ini adalah kader Golkar.Fahsar merupakan mantan Wakil Bupati Bone yang kini menjabat staf ahli gubernur bidang politik. Adapun Irsan, dia adalah putra Idris Galigo.

Meskipun belum diketahui GolkarakanmendukungFahsar atau Irsan di Pilkada Bone, namun keduanya diperkirakan tetap akan bekerja buat Syahrul karena posisi keduanya sebagai kader Golkar. Jika Golkar memilih mengusung Irsan Galigo, maka Golkar Bone dipastikan all out untuk Syahrul.Ketika pilihan Golkar jatuh kepada Fahsar, Golkar Bone pun diperkirakan tetap mendukung Syahrul di pilgub karena itu merupakan instruksi partai.

Berdasarkan hasil survei Insert Institute tiga bulan lalu, Fahsar dan Irsan tercatat sebagai kader Golkar yang memiliki survei tertinggi sebagai cabup Bone.“Figur ini tentunya akan menjadi mesin untuk mengampanyekan dan memenangkan Syahrul,”jelasnya. Aris menilai, kunjungan yang dilakukan Syahrul dan Ketua DPD Demokrat Sulsel Ilham Arief Sirajuddin di Kabupaten Bone baru-baru ini sebagai bentuk persaingan dalam memperebutkan suara di Bone.

“Bone memiliki jumlah pemilih terbesar kedua di Pilgub Sulsel setelah Kota Makassar dengan jumlah sekitar 600.000,”ujar dia. LantasbagaimanapeluangIlham Arief Sirajuddin? Menurut Aris, kansnya tetap terbuka lebar karena Wali Kota Makassar dua periode itu unggul dalam hal geopolitik. “Ilham merupakan putra Bone sehingga nanti akan terjadi persaingan yang cukup ketat,”katanya.

Selaku putra daerah, lanjut dia, Ilham juga akan mendapat dukungan dari sejumlah cabup lain yang bersaing di Pilkada Bone. Wakil Bupati Bone A Said Pabokori yang juga Ketua Demokrat Bone juga dikabarkan akan maju di pilkada Bone. “Siapa yang akan menang, sangat tergantung dengan penetrasi yang dilakukan oleh kandidat,”ujar dia.

Terpisah, Manager Strategi Pemenangan Jaringan Suara Indonesia (JSI) Irfan Jaya menilai, calon gubernur yang diuntungkan adalah calon yang mendapatkan pengakuan dari cabup- cawabupBoneyangterkuat. Meski demikian, lanjut Irfan, kemungkinan lain bisa saja terjadi. Faktor lain yang bisa memengaruhi kemenangan antara lain pendekatan geopolitik, birokrasi, dan sinergitas cagub dan cabup dalam melakukan proses mobilisasi dukungan.

Pengamat Politik Adi Suryadi Culla mengatakan, pesta demokrasi yang berlangsung serentak di Bone nanti akan sama- sama menguntungkan, baik bagi Syahrul maupun Ilham. Syahrul mendapat keuntungan dari segi birokrasi karena ketua Golkar Bone saat ini menjabat bupati. Sementara Ilham diuntungkan pada pendekatan geopolitik. Namun, pesta demokrasi serentak itu bisa juga sama sekali tidak memberikan keuntungan terhadap kedua figur tersebut.

Sebab, bisa saja dukungan keduanya terpolarisasi akibat adanya perbedaan koalisi partai, baik di pilgub maupun di pilkada.“ Pemetaan politik sangat susah dan arah dukungan justru bisa mencair akibat adanya perbedaan koalisi partai itu,” tandasnya.

Sabtu, 08 Oktober 2011

Bantuan pendidikan

Kemendiknas RI melalui Kopertis Wilayah II menyalurkan bantuan pendidikan berupa beasiswa program bantuan belajar mahasiswa (BBM) dan peningkatan potensi akademik (PPA) di Kampus Universitas Bina Darma (UBD), Palembang, kemarin. Ketua Kopertis Wilayah II Prof Diah Natalisa menyebutkan, tahun ini pihaknya mendapatkan kuota penerima beasiswa yang ditentukan Kemendagri sebanyak 4.525 mahasiswa. Untuk Provinsi Sumsel terdaftar 105 perguruan tinggi swasta (PTS), di mana 64 di antaranya berada di Palembang.

“Di periode akhir 2011 ini, 150 mahasiswa UBD Palembang berhak mendapatkan beasiswa tersebut. Mereka terdiri dari 25 mahasiswa yang menerima beasiswa program BBM dan 125 mahasiswa menerima program beasiswa (PPA),”ungkap Diah. Adapun persyaratan dan ketentuan agar dapat menerima beasiswa program PPA, mahasiswa harus memiliki IPK rata-rata 3,0. Sedangkan, untuk beasiswa program BBM, mahasiswa melampirkan surat keterangan dari pemerintah setingkat lurah dan camat, yang menjelaskan bahwa mahasiswa bersangkutan berasal dari keluarga kurang mampu.

Dalam penyaluran beasiswa untuk mahasiswa UBD Palembang, hampir setiap program studi menerima beasiswa ini.Mereka terdiri dari 56 mahasiswa Fakultas Komputer, 21 orang Fakultas Ekonomi, 5 mahasiswa Fakultas Teknik, 6 mahasiswa Fakultas Komunikasi, 57 FKIP,4 Psikologi, dan 1 mahasiswa dari Fakultas Bahasa dan Sastra. “Masing-masing mahasiswa mendapatkan bantuan berupa dana bantuan belajar selama satu tahun. Setiap bulannya, disiapkan dana sebesar Rp350.000 per mahasiswa yang dicairkan setiap 6 bulan,” sebutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UBD Palembang Prof Bochari Rachman menyampaikan harapannya kepada 150 mahasiswa yang menerima bantuan beasiswa dari Kemendiknas melalui Kopertis Wilayah II tersebut. “Saya harap beasiswa tersebut dapat memacu dan menjadi motivasi untuk belajar lebih baik lagi, dan mampu menempuh semua mata perkuliahan dengan waktu yang sesingkat-singkatnya,”katanya.

Apalagi, lanjut dia, setiap tahun akademik, UBD selalu mendapatkan beasiswa dari Kemendiknas, dengan jumlah mahasiswa yang terus mengalami peningkatan. UBD sendiri telah menerima bantuan beasiswa dari Kementerian Pendidikan Nasional ini sejak 15 tahun terakhir,”tukasnya.
 
 
Copyright © 2013 Cililins All Rights Reserved
Animal World