Jumat, 09 Desember 2011

MeManfaatkan komputasi awan atau cloud computing

Fujitsu tampaknya ingin serius kembangkan solusi bisnis dengan memanfaatkan komputasi awan atau cloud computing. Keseriusan tersebut dibuktikan dengan dibangunnya 6 data center di Asia yang berfungsi sebagai penyimpanan data dengan basis komputasi awan.

Fujitsu meihat pertumbuhan komputasi awan sebagai salah satu solusi bisnis, untuk menyediaakan server mulai bangkit dan tumbuh di Indonesia. Untuk menunjang komputasi awan yang terbaik tentunya harus memiliki data center yang besar. Perusahan mengklaim sudah membangun 12 data center yang tersebar diseluruh dunia dan 6 diantaranya terdapat di Asia.

Negara-negara yang dipercaya Fujitsu sebagai tempat pembangunan server tentunya merupakan negara terbaik dengan kestabilan yang menyeluruh, mulai dari ekonomi, politik bahkan kemungkinan terjadinya bencana. Berbagai negara tersebut, antara lain Brasil, Amerika Serikat (AS) , Jepang, China, Thailand, Singapura, Australia, Afrika Selatan, Jerman, Swedia dan Finlandia.

"Untuk Asia, kami telah memiliki 6 data base yang ditujukan untuk menunjang teknologi cloud," cetus Lawrence Wee. Regional CEO Fujitsu, di Hotel Phoenix, Yogyakarta, Kamis petang.

Lawrence mengaku komitmen untuk serius mengembangkan komputasi awan didukung karena pengguna sangat membutuhkan teknologi tersebut, sehingga perusahaan berupaya untuk mengirim dan membuat apa yang diinginkan oleh kustomer.

"Kami berupaya mendorong pertumbuhan di semua unit bisnis dengan membawa dan menawarkan solusi yang terbukti lebih baik dari lainnya khususnya di kawasan ASEAN. Fokus kami memang awalnya pada perusahaan di Jepang dan kami sudah menjadi market leader di sana, oleh karenanya kami ingin memperluas riset kami ke pasar global," paparnya.

Fujitsu akan menjadi pemain utama pada komputasi awan yang akan membantu seluruh organisasi di ASEAN atau Asia Tenggara, untuk mulai menggunakan teknologi tersebut. Selain mengembangkan komputasi awan, Fujitsu juga sedang fokus memperkenalkan semua jajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), mulai dari hardware, software dan juga solusi bisnis bagi korporasi.

"Komitmen kami untuk mengembangkan cloud sangat besar bagi semua customer. Tentunya kami aka memberikan solusi IT yang fleksiel kepada para kustomer dan selalu melakukan inovasi untuk menemukan teknologi baru,"tegasnya.

Sementara Achmad S, Sofian, Presiden Direktur Fujitsu Indonesia menerangkan, Fujitsu akan menjadi real service provider cloud dan bukan cloud-enabler.

"Real service provider cloud berbeda dengan enabler yang hanya menyediakan perangkat pendukung kompuasi awan secara terpisah-pisah. Kami menawarkan jasa komputasi awan secara lengkap mulai dari menyediakan penyimpanan dengan kapasitas besar yang sifatnya fleksibel, bisa ditambah atau dikurangi sesuai dengan keinginan kustomer, bahkan kustomer bisa melakukannya sendiri," simpul Achmad.
 
 
Copyright © 2013 Cililins All Rights Reserved
Animal World